Anda harus mengaktifkan JavaScript agar bisa mendapatkan informasi-informasi kami. Atau mungkin browser anda tidak mendukung JavaScript
 

GPIB "ZEBAOTH" Bogor , Anggota ti Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat - Gereja Protestan di Indonesia bagian Kulon - Protestant Church in the Western part of Indonesia - De Protestantse Kerk Westelijk Indonesie. Anu mangrupa salah sahiji ti 53 jemaat mimiti GPIB di warsih 1948. Gereja ieu perenahna di puseur dayeuh Bogor ti Indonesia sarta mangrupa hiji-hijina gereja anu aya dina lingkungan Kebun Raya Bogor. Peletakan batu kahiji gedong gereja Zebaoth dipigawe dina 30 Januari 1920 sarta dibere wasta Koningin Wilhelminakerk.

WARTOS

Baca: Habakuk 3:2-19

kaula moal weleh suka jeung bungah, sabab aya PANGERAN Allah, jurusalamet kaula.(Habakuk 3:18)

Bagaimana sikap kita pada waktu mengalami krisis? Bingung, takut, frustasi, putus asa? Kita bisa belajar dari sikap Habakuk, yang tercermin dalam kalimat-kalimat doanya.

Pertama, ia bersikap rendah hati, menyerahkan diri sepenuhnya pada kehendak Allah. Kedua, ia menyatakan rasa hormat terhadap Allah. Dalam surat Ibrani kita membaca bahwa kita dapat menghadap hadirat Allah dengan penuh keberanian melalui darah Kristus. Tetapi, hal itu bukan berarti mengurangi sikap hormat dan takut kita kepada Allah. Ketiga, ia memohon agar Allah menghidupkan dan menyatakan pekerjaan-Nya "dalam lintasan tahun" (ay. 2). Artinya, di tengah hal-hal mengerikan yang terjadi atau dalam tahun-tahun sengsara dan malapetaka yang dinubuatkan. Menghidupkan berarti memelihara, tetapi juga mengoreksi. Itulah yang seharusnya menjadi permohonan kita pada masa kini, yaitu agar Tuhan memelihara dan mengoreksi umat-Nya. Keempat, ia memohon agar Allah mengingat akan kasih sayang-Nya. Dengan kata lain Habakuk berkata, "Bertindaklah sesuai dengan sifat-Mu. Dalam murka-Mu, tunjukanlah belas kasih-Mu kepada kami."

Memang tidak mudah bersikap benar dalam menghadapi krisis. Tuhan Yesus saja perlu beberapa kali mempersiapkan murid-murid-Nya dalam menghadapi penyaliban-Nya. Walaupun demikian, para murid tetap tidak mengerti. Bahkan sampai Yesus bangkit kembali. Semoga kita tidak demikian. Semoga kita mengerti. Sungguh-sungguh mengerti. Sehingga kita dapat bersikap benar, di tengah krisis apa pun.-HPG

KRISIS DATANG DAN BERLALU,
PEMELIHARAAN TUHAN MENYERTAI SELALU


Flag Counter


Woro-woro