Anda harus mengaktifkan JavaScript agar bisa mendapatkan informasi-informasi kami. Atau mungkin browser anda tidak mendukung JavaScript

GPIB "ZEBAOTH" Bogor , Anggota ti Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat - Gereja Protestan di Indonesia bagian Kulon - Protestant Church in the Western part of Indonesia - De Protestantse Kerk Westelijk Indonesie. Anu mangrupa salah sahiji ti 53 jemaat mimiti GPIB di warsih 1948. Gereja ieu perenahna di puseur dayeuh Bogor ti Indonesia sarta mangrupa hiji-hijina gereja anu aya dina lingkungan Kebun Raya Bogor. Peletakan batu kahiji gedong gereja Zebaoth dipigawe dina 30 Januari 1920 sarta dibere wasta Köningin Wilhelminakerk.

SAMPURASUN

 

WARTOS

     Yohanes 3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

     Karena Allah begitu mengasihi Anda, maka Ia mengirim Yesus ke dalam sebuah misi dengan pesan tentang kasih.

     Tuhan menciptakan segenap alam semesta. Ia menciptakan planet ini. Kemudian Ia menciptakan Anda sebab Ia mengasihi Anda. Boleh dikata alasan Anda hidup ialah karena Allah mengasihi Anda sebagai tujuan kasih-Nya. Ia membuat Anda agar Ia dapat mengasihi Anda dan Anda dapat mengasihi Dia. Kasih-Nya pada Anda adalah alasan jantung Anda masih berdetak saat ini; inilah alasan Anda asih bisa bernafas.

     Kabar baik yang Tuhan bawa ialah bahwa Ia mengasihi Anda di hari baik dan di hari buruk Anda. Ia mengasihi Anda ketika Anda bisa merasakan kasih-Nya, dan Ia mengasihi Anda ketika Anda seolah-olah tak bisa merasakan kasih-Nya. Ia mengasihi Anda terlepas dari apakah Anda pantas menerima kasih-Nya atau tidak.

     Tak ada yang bisa Anda lakukan yang dapat menghentikan Allah untuk mencintai Anda. Anda bisa mencoba melakukannya, tapi Anda sungguh tak bisa - sebab kasih-Nya untuk Anda berdasarkan pada karakter-Nya, bukan pada apa yang Anda buat, katakan atau rasakan.

     Ketika Yesus merentangkan kedua tangan-Nya di kayu salib, Ia berucap,"Aku mengasihimu sebesar ini! Aku begitu mengasihimu lebih dari apapun. Aku sungguh mengasihimu, Aku rela mati untukmu supaya Aku tak perlu lagi hidup tanpamu.

     Kasih Allah melampaui segala pengetahuan manusia, da ini sulit bagi siapapun dari kita untuk memahami betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus (Efesus 3:17-19).

     Renungkan hal ini:
Karena Allah adalah kasih, bagaimana kasih-Nya menjadi bagian dari hubungan Anda dengan orang lain?
Apa satu hal yang telah Anda lakukan yang membuat Anda sulit percaya bahwa Ia tetap mengasihi Anda bagaimanapun juga?
Menurut Anda, seberapa penting merasakan kasih Allah, terutama ketika Aanda menghadapi hari-hari yang buruk dan sulit?

Kasih-Nya untuk Anda berdasarkan pada karakter-Nya, bukan pada apa yang Anda buat, katakan atau rasakan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren).


 

     "Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka." (Bilangan 14:8-9)

     Bacaan: Bilangan 13:25-14:10

     Allah memberi kuasa kepada bangsa Israel untuk pergi dan menduduki tanah Kanaan. Mereka memerlukan sebuah tempat terpisah agar dapat bertumbuh dan berkembang menjadi bangsa yang berpusat pada Tuhan Allah. Dan Ia memilih sebuah wilayah yang sangat tepat, yaitu tanah Kanaan sebagai tempat tumbuh kembang bangsa tersebut menjadi bangsa kepunyaanNya Sendiri.

     Jadi, sesuai dengan petunjuk Tuhan, Musa mengirim 12 orang untuk mengintai dan memata-matai tempat tersebut. Hal yang mengejutkan dari peristiwa tersebut adalah 10 pengintai pulang dengan cerita tentang wilayah tersebut yang menyeramkan dan membuat kecut hati bangsa tersebut. Apa yang dilihat dan disaksikan oleh kesepuluh pengintai tersebut hanyalah halangan dan rintangan dalam menduduki tanah perjanjian.

     Namun demikian, Kaleb yakin dan percaya bahwa mereka "pasti akan mengalahkannya!" (Bilangan 13:30) karena ia memusatkan perhatiannya pada janji Tuhan dan bukan pada masalah dan kesulitan yang tampak di depan mata. Ia mendasarkan keyakinannya pada firman Allah kepada Abraham; "Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu." (Kejadian 12:7).

     Bangsa Israel tidak sependapat dan sehati dengan iman Kaleb; cerita dan kesaksian dari ke-10 pengintai lain tentang raksasa dan kota yang berbenteng kuat telah membuat mereka takut. Memang, secara manusia, cerita dari ke-10 pengintai tersebut merupakan sesuatu yang patut untuk ditakuti. Tetapi, kita harus ingat bahwa bangsa Israel melayani Allah yang Maha Kuasa yang sudah membuktikan bahwa Ia mampu melakukan dan menyelesaikan segala sesuatu. Allahlah yang membelah Laut Merah untuk membuka jalan bagi mereka agar bisa sampai ke seberang; Allah juga yang memelihara dan memberi makan mereka di padang gurun sehingga mereka tidak kekurangan suatu apapun.

     Memusatkan perhatian kita kepada masalah, halangan dan rintangan yang ada di depan kita hanya akan mengaburkan pandangan kita. Masalah, halangan dan rintangan sangat banyak dan beragam di sekeliling kita sehingga terkadang mengaburkan pandangan bahkan membutakan kita dalam mengambil langkah iman selanjutnya. Pada kenyataannya, ketika Allah memanggil kita untuk melakukan sesuatu, satu-satunya hal yang menghalanginya adalah diri kita sendiri!

     Allah telah merencanakan jalan hidup kita, setiap langkah yang harus kita jalani, baik itu ketika kita harus berputar di sekitar masalah, halangan dan rintangan, melintasi dan berjalan mengatasinya atau bahkan kita harus menembus masalah, halangan dan rintangan tersebut yang mungkin berada di jalur yang harus kita tempuh. Semua itu memiliki tujuan agar kita dapat menggenapi rencanaNya dalam hidup kita masing-masing. Lalu, ketika kita menjadi seperti bangsa Israel yang memilih untuk dikalahkan oleh rasa takut mereka serta menolak untuk melangkah maju, maka kita akan kehilangan berkat luar biasa yang didapat dari kerelaan hati untuk melakukan kehendak Allah.

     Mari, hari ini kita belajar untuk memilih memusatkan perhatian dan iman kita kepada Allah agar kita dapat meraih berkat terbaik yang sudah Ia sediakan bagi kita serta kita dapat menggenapi rencanaNya atas hidup kita masing-masing.

"TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya." (Mazmur 37:23-24)

Sumber: intouchdotorg

 

 
 
 



Buang Sampah Pada Tempatnya
Pilahlah Sampah
Gotong Royong
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534

Flag Counter


Woro-woro





Tanggal Lahir Persekutuan Kaum Bapak:
11 Juli 1981




Tanggal Lahir Gerakan Pemuda:
15 Juli 1950






DONOR DARAH

Akan dilaksanakan pada :
Minggu, 7 Agustus 2016
11.00 WIB
GSG 1 Zebaoth Bogor