Anda harus mengaktifkan JavaScript agar bisa mendapatkan informasi-informasi kami. Atau mungkin browser anda tidak mendukung JavaScript

GPIB "ZEBAOTH" Bogor , Anggota ti Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat - Gereja Protestan di Indonesia bagian Kulon - Protestant Church in the Western part of Indonesia - De Protestantse Kerk Westelijk Indonesie. Anu mangrupa salah sahiji ti 53 jemaat mimiti GPIB di warsih 1948. Gereja ieu perenahna di puseur dayeuh Bogor ti Indonesia sarta mangrupa hiji-hijina gereja anu aya dina lingkungan Kebun Raya Bogor. Peletakan batu kahiji gedong gereja Zebaoth dipigawe dina 30 Januari 1920 sarta dibere wasta Köningin Wilhelminakerk.

SAMPURASUN

 

WARTOS

Majelis Sinode GPIB, menginformasikan kepada seluruh warga jemaat bahwa GPIB akan melayani lewat Siaran Radio GPIB yang dinamakan "Arise 'n Shine" pada Pkl. 14.00 - 15.00 WIB Minggu II & IV setiap bulannya di RADIO RPK (Radio Pelita Kasih) Jakarta. JaBoDeTaBek : melalui kanal Radio FM 96.3, di seluruh Indonesia & dunia secara real-time melalui : Live audio-steaming di http://www.radiopelitakasih.com. Aplikasi "Sahabat RPK" di Android / Apple device / BB. Untuk menghubungi saat siaran berlangsung melalui No. Telp (+62)(021)8000444 atau SMA/WA : (+62)08151800444.



Ruang KMJ

Gereja Tuhan, GPIB di 24 Propinsi di Indonesia (286 Jemaat) sedang mempersiapkan diri untuk melaksanakan satu kegiatan besar, yaitu Pemilihan Penatua dan Diaken untuk periode 2007-2012. Proses pemilihan itu mengacu pada peraturan GPIB PERATURAN Nomor 1/2002 tentang PEMILIHAN PENATUA DAN DIAKEN GEREJA PROTESTAN DI INDONESIA BAGIAN BARAT dan JUKLAK PEMILIHAN PENATUA DAN DIAKEN, yang telah ditulis dalam Warta Jemaat tanggal 8 Januari 2017, diharapkan seluruh Warga Sidi Jemaat membaca dan memahaminya

Tidak sedikit Warga Sidi Jemaat memahami, bahwa pemilihan Penatua dan Diaken itu mirip dengan PILKADA. Mengapa dikatakan mirip? Yang mirip itu proses pemilihannya, yaitu calon Penatua dan Diaken dipilih lewat proses perhitungan suara Warga Sidi Jemaat. Yang mirip juga adalah pemilihan itu didasari faktor 'like and dislike' (suka dan tidak suka), atau informasi 'can and unable' (mampu dan tidak mampu), atau juga lewat informasi dari mulut ke mulut (mempengaruhi). Pada umumnya kalimat yang keluar, "nanti kita pilih bapak A, orangnya bagus, baik, ibu B itu cocok jadi Penatua atau Diaken, di sektor kita nanti kita pilih aja si A, si B".

Perlu kita ingat bahwa Pemilihan Penatua dan Diaken bukanlah Pemilihan pejabat pemerintah atau penguasa. Kita semua selaku warga Negara Indonesia sudah tahu kalau Pemilihan Kepala Daerah dilakukan atas dasar kekuatan manusia, pengaruh-mempengaruhi, siapa banyak uang dan banyak dukungan dialah yang terpilih menjadi Kepala Daerah. Pemilihan Penatua dan Diaken didalam GPIB, tidaklah demikian. Bukan didasarkan pada kehendak Warga Sidi Jemaat (manusia), tetapi pada kehendak Tuhan. Mengapa demikian? Pemilihan Penatua dan Diaken adalah pemilihan para pelayan Tuhan, pekerja di dalam Jemaat.

Dalam I Samuel 16:7, Tetapi berfirmanlah Tuhan kepada Samuel : "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; Manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati". Jika kita mau jujur, dalam kita memilih Penatua dan Diaken, kita seperti Samuel. Kita melihat penampilan dan kemampuannya, tetapi TUHAN melihat hati. Perlu kita pahami sebagai Warga Sidi Jemaat GPIB Zebaoth Bogor, bahwa yang akan kita pilih adalah Pelayan-Nya. Tuhan bukan Pelayan manusia (jemaat). Memilih Pelayan Tuhan kita harus bertanya pada Tuhan, bukan pada manusia, bukan minta pendapat manusia. Kita harus bertanya pada Tuhan, siapa yang Tuhan pilih menjadi Pelayan-Nya (Penatua dan Diaken). Warga Sidi Jemaat harus menggumulinya dalam doa. Dalam pergumulan doa itulah kita selaku Warga Sidi Jemaat bertanya kepada Tuhan. Manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati. Kita manusia tidak dapat melihat hati, seperti kata peribahasa'dalamnya laut dapat diukur, hati orang siapa yang tahu'. Yang tahu hati manusia hanyalah Tuhan. Jujur atau tidaknya seseorang hanya Tuhan yang tahu. Tulus tidaknya seseorang hanya Tuhan yang tahu. Mampu atau tidak mampunya seseorang menjadi Penatua dan Diaken hanya Tuhan yang tahu. Kita dapat belajar dari pengalaman pemilihan yang didasarkan pada kekuatan manusia, seperti Pilkada, ketika sudah menjabat, maka janji-janji tinggal janji, bulan madu hanya mimpi. Pemilihan Penatua dan Diaken harus memiliki wibawa sorgawi bukan duniawi. Artinya, setiap warga Sidi Jemaat harus sungguh-sungguh (tekun) minta hikmat dan petunjuk dari Tuhan.

Dalam masa persiapan Pemilihan Penatua dan Diaken periode 2017-2022, hendaknya seluruh Warga Sidi Jemaat menyediakan waktu lewat doa, baik secara pribadi maupun keluarga untuk minta hikmat dan petunjuk dari Tuhan.

 

 
 



Buang Sampah Pada Tempatnya
Pilahlah Sampah
Gotong Royong
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 534

Flag Counter


Woro-woro

DONOR DARAH

Akan dilaksanakan pada :
Hari/Tgl. : Minggu 5 Februari 2017
Waktu : Pukul 11.00 WIB
Tempat : GSG 1 Zebaoth Bogor
Dimohon partisipasi Jemaat.


INFORMASI SIARAN RADIO GPIB

Majelis Sinode GPIB menginformasikan kepada seluruh warga jemaat bahwa GPIB akan melayani lewat Siaran Radio GPIB yang dinamakan "Arise 'n Shine" pada Pkl. 14.00 - 15.00 WIB Minggu II & IV setiap bulannya di RADIO RPK (Radio Pelita Kasih) Jakarta. JaBoDeTaBek : melalui kanal Radio FM 96.3, di seluruh Indonesia & dunia secara real-time melalui : Live audio-steaming di http://www.radiopelitakasih.com. Aplikasi "Sahabat RPK" di Android / Apple device / BB. Untuk menghubungi saat siaran berlangsung melalui No. Telp (+62)(021)8000444 atau SMA/WA : (+62)08151800444.


IBADAH SYUKUR AWAL TAHUN GP GPIB ZEBAOTH
HARI/TGL. : SABTU, 28 JANUARI 2017
WAKTU : PUKUL 18.00 WIB
TEMPAT : GEDUNG GEREJA ZEBAOTH BOGOR