Anda harus mengaktifkan JavaScript agar bisa mendapatkan informasi-informasi kami. Atau mungkin browser anda tidak mendukung JavaScript

GPIB "ZEBAOTH" Bogor , Anggota ti Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat - Gereja Protestan di Indonesia bagian Kulon - Protestant Church in the Western part of Indonesia - De Protestantse Kerk Westelijk Indonesie. Anu mangrupa salah sahiji ti 53 jemaat mimiti GPIB di warsih 1948. Gereja ieu perenahna di puseur dayeuh Bogor ti Indonesia sarta mangrupa hiji-hijina gereja anu aya dina lingkungan Kebun Raya Bogor. Peletakan batu kahiji gedong gereja Zebaoth dipigawe dina 30 Januari 1920 sarta dibere wasta Köningin Wilhelminakerk.

SAMPURASUN

WARTOS

     Sebagai umat TUHAN yang dihadirkan-Nya di tengah-tengah bangsa yang majemuk baik suku, agama, ras maupun antar golongan merupakan suatu anugerah tersendiri dalam merealisasikan panggilan dan pengutusan-Nya untuk menyampaikan kabar baik. Oleh karenanya, peran dan tanggung jawab seorang perempuan untuk menjadi agen pembawa damai di tengah situasi dan kondisi banyaknya perbedaan merupakan suatu tugas mulia yang dipercayakan kepadanya. Seorang perempuan sudah menerima kodratnya untuk melaksanakan berbagai tugas dalam waktu yang bersamaan, dengan demikian ia memiliki peran penting menjadi garda depan dalam menghadirkan tanda- tanda Kerajaan Allah di tengah kehidupan keluarga, geraja dan masyarakat.

     Dalam rangka mengingat-rayakan Hari Ulang Tahun Pelayanan Kategorial (PELKAT) Persekutuan Kaum Perempuan (PKP) GPIB ke-54 ini di tahun 2019 maka tentunya sangat besar harapan yang diletakkan di pundak Kaum Perempuan GPIB untuk dapat mewujudkan tema perayaan HUT ke-54 ini yakni, “Perempuan Pembawa Damai” sebagaimana yang telah diteladankan tokoh-tokoh Perempuan di Alkitab terlebih Ester. Tantangan dan persoalan-persoalan baik intern (dalam) maupun ektern (luar) akan tidak dapat dihadapi maupun diselesaikan apabila kekuatan dan keteguhan hati untuk memiliki sikap kerendahan hati tidak dapat diwujudkan baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota persekutuan. Dengan menengadahkan tangan dengan kepala yang tertunduk memohon hikmat dan pimpinan ROH TUHAN agar umat-Nya dapat menjadi teladan dalam kesaksian bahwa umat-Nya adalah orang-orang yang terus sedia merajut dan menjalin persatuan dan kesatuan yang dipenuhi damai sejahtera.

     Persekutuan Kaum Perempuan GPIB di bentangan perjalanan tahun 2019 kiranya dapat memenuhi harapan gereja-Nya dengan berbagai aksi nyata untuk dapat mewujudkan perempuan pembawa damai yang menerangi suasana persekutuan. Mari bergandeng tangan untuk saling menopang, saling menguatkan agar suasana persekutuan, pelayanan dan kesaksian bersama kita dapat menjadi berkat bagi lingkungan dan sesama di mana pun dan ke manapun gerak layan kita.

     Selamat Hari Ulang Tahun Pelayanan Kategorial Persekutuan Kaum Perempuan GPIB,
Tuhan Yesus menolong kita untuk dapat menjadi Perempuan Kristen Pembawa Damai.

DIRGAHAYU KE 54 PELKAT PKP GPIB



 

     Mengajak jemaat untuk melakukan aksi AYO MENABUNG SAMPAH sebagai gerakan dunia mendukung pengurangan volume sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) dengan program 3 R (Reduce, Reuse, Recycling)

  1. Hari menabung ditentukan yaitu :
    • Hari Kamis, Pukul 14.00 – 17.00
    • Hari Sabtu, Pukul 14.00 – 17.00
    • Hari Minggu, Pukul 08.00 – 12.00
  2. Petugas yang dapat dihubungi:
    • Bpk. Gustaf Pella : HP 0812-9692-685
    • Bpk. Medi Waluya : HP 0818-273-321
    • Bpk. Japer Situmorang : HP 0813-1903-0359
  3. Pengambilan tabungan pada setiap periode penjualan sampah selesai dilakukan.
  4. Menjaga kebersihan lingkungan gereja.





GPIB telah melayani lewat Siaran Radio GPIB yang dinamakan "Arise 'n Shine" pada Pkl. 14.00 - 15.00 WIB Minggu II & IV setiap bulannya di RADIO RPK (Radio Pelita Kasih) Jakarta. JaBoDeTaBek : melalui kanal Radio FM 96.3, di seluruh Indonesia & dunia secara real-time melalui : Live audio-steaming di http://www.radiopelitakasih.com. Aplikasi "Sahabat RPK" di Android / Apple device / BB. Untuk menghubungi saat siaran berlangsung melalui No. Telp (+62)(021)8000444 atau SMS/WA : (+62)08151800444.



Ruang KMJ

     Berurusan dengan Yesus menyangkut beberapa hal yang unik. Yang pertama adalah bahwa Yesus hadir, apabila dirinya dibicarakan.

     Kehadiran Yesus ini adalah kehadiran rohani, yang bukan “dewa yang jauh di atas sana”. Dan karena itu, membicarakan hidup dengan mengikut sertakan Yesus merupakan kearifan. Sebab di mana Yesus hadir, maka Dia akan mengarahkan kita untuk tidak jatuh dalam pencobaan dan melepaskan kita dari segala yang jahat.

     Banyak kesulitan terjadi dalam kehidupan, karena orang salah berurusan dengan Yesus. Ada yang mengundang Yesus pada bagian awal, lalu “menggeser” Yesus pada bagian tengah dan akhir. Ada yang melupakan pada bagian awal, dan ketika mengalami kesulitan di tengah baru mengundang Yesus, tetapi untuk seterusnya juga mengabaikan Yesus. Ada yang melakukan segala sesuatu baru pada akhir “mendaulat Yesus untuk mensahkan segala sesuatu” yang telah dibuat manusia.

     Ada yang mendapat berkat dari Yesus tetapi menahan untuk dirinya sendiri, dan ada juga yang mendapat berkat, mereka malahan membagi sukacitanya kepada orang lain. Orang memang harus mengevaluasi kembali sejauh mana Yesus diberikan peranan dalam kehidupan mereka.

     Yesus pada dirinya sendiri mengasihi manusia. Dia mau menolong manusia. Akan tetapi adalah keliru kalau manusia berfikir bahwa mereka bisa “memiliki” Yesus dalam arti kepemilikan yang sama dengan benda (seperti membeli barang). Yesus tetaplah Yesus, yang benar dan yang suci. Dan karena itu kita harus terus menerus mengundang Yesus dalam kehidupan kita.

     Menyerahkan diri kepada Yesus memang hanya sekali. Tetapi mengundang Yesus dalam kehidupan harus dilakukan setiap hari (setiap saat).

     Kalau tidak demikian, maka manusia seakan-akan bisa memiliki Yesus dan Yesus harus menyetujui apapun yang dilakukan manusia sebagai “pemilik” Yesus.

     Ke-ilahi-an Yesus menjadi sangat nyata di sini dan tidak boleh dianggap sepele.

     Adalah kesombongan rohani, bila orang yang sudah dibaptis atau sudah “Kristen dari sananya”, atau sudah sidi, lalu menyatakan bahwa dia memiliki Yesus, tanpa harus mengundang-Nya hadir dalam kehidupan setiap hari. Mengundang Yesus dalam kehidupan setiap hari adalah ungkapan kerendahan hati dari kita yang membutuhkan Yesus.

     Banyak persoalan terjadi justru karena kita berpikir bahwa sejauh kita melakukan apa yang “secara Alkitabiah” cocok dengan kehendak Yesus, maka Yesus akan dengan sendirinya hadir diantara kita. Hal “mengasihi” misalnya tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak mengundang Yesus dalam kehidupan. Sebab tindakan mengasihi “sebagai tindakan” bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan oleh orang yang tidak mengenal/menolak Kristus. Tindakan mengasihi barulah menjadi “tindakan Iman” apabila kita melakukannya sebagai bentuk ketaatan terhadap Yesus, yang Firman-Nya kita dengar dan Roh-Nya kita undang setiap hari ke dalam kehidupan, agar kita juga mendapat berkat yang Yesus bagi-bagikan.

 
 

 
 



Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535.jpg
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535
Buang Sampah Pada Tempatnya
Pilahlah Sampah
Gotong Royong

Flag Counter


Woro-woro




SIARAN RADIO GPIB

GPIB telah melayani lewat Siaran Radio GPIB yang dinamakan "Arise 'n Shine" pada Pkl. 14.00 - 15.00 WIB Minggu II & IV setiap bulannya di RADIO RPK (Radio Pelita Kasih) Jakarta. JaBoDeTaBek : melalui kanal Radio FM 96.3, di seluruh Indonesia & dunia secara real-time melalui : Live audio-steaming di http://www.radiopelitakasih.com. Aplikasi "Sahabat RPK" di Android / Apple device / BB. Untuk menghubungi saat siaran berlangsung melalui No. Telp (+62)(021)8000444 atau SMS/WA : (+62)08151800444.