Anda harus mengaktifkan JavaScript agar bisa mendapatkan informasi-informasi kami. Atau mungkin browser anda tidak mendukung JavaScript

GPIB "ZEBAOTH" Bogor , Anggota ti Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat - Gereja Protestan di Indonesia bagian Kulon - Protestant Church in the Western part of Indonesia - De Protestantse Kerk Westelijk Indonesie. Anu mangrupa salah sahiji ti 53 jemaat mimiti GPIB di warsih 1948. Gereja ieu perenahna di puseur dayeuh Bogor ti Indonesia sarta mangrupa hiji-hijina gereja anu aya dina lingkungan Kebun Raya Bogor. Peletakan batu kahiji gedong gereja Zebaoth dipigawe dina 30 Januari 1920 sarta dibere wasta Köningin Wilhelminakerk.

SAMPURASUN

WARTOS




 

     Mengajak jemaat untuk melakukan aksi AYO MENABUNG SAMPAH sebagai gerakan dunia mendukung pengurangan volume sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) dengan program 3 R (Reduce, Reuse, Recycling)

  1. Hari menabung ditentukan yaitu :
    • Hari Kamis, Pukul 14.00 – 17.00
    • Hari Sabtu, Pukul 14.00 – 17.00
    • Hari Minggu, Pukul 08.00 – 12.00
  2. Petugas yang dapat dihubungi:
    • Bpk. Gustaf Pella : HP 0812-9692-685
    • Bpk. Medi Waluya : HP 0818-273-321
    • Bpk. Japer Situmorang : HP 0813-1903-0359
  3. Pengambilan tabungan pada setiap periode penjualan sampah selesai dilakukan.
  4. Menjaga kebersihan lingkungan gereja.





GPIB telah melayani lewat Siaran Radio GPIB yang dinamakan "Arise 'n Shine" pada Pkl. 14.00 - 15.00 WIB Minggu II & IV setiap bulannya di RADIO RPK (Radio Pelita Kasih) Jakarta. JaBoDeTaBek : melalui kanal Radio FM 96.3, di seluruh Indonesia & dunia secara real-time melalui : Live audio-steaming di http://www.radiopelitakasih.com. Aplikasi "Sahabat RPK" di Android / Apple device / BB. Untuk menghubungi saat siaran berlangsung melalui No. Telp (+62)(021)8000444 atau SMS/WA : (+62)08151800444.



Ruang KMJ

     Dalam Perjanjian Lama, puasa sudah menjadi tradisi di kalangan orang Yahudi. Ketika itu Musa memerintahkan bangsa ini berpuasa untuk memperingati Hari Raya Perdamaian, yaitu hari untuk meratapi/mengaku dosa dan memohon pengampunan Allah.

     Dalam Perjanjian Baru, Tuhan Yesus berpuasa selama 40 hari dengan tidak makan apapun. Namun Ia tidak secara tegas mengharuskan murid-muridnya untuk berpuasa.

     Gereja Roma Katolik sampai saat ini masih memegang teguh tradisi berpuasa, terutama di dalam memperingati minggu-minggu Prapaskah dan gereja-gereja yang berlatar belakang Evangelikal atau Injil, seperti Gereja Pentakosta, Bethany dan lain-lain.

     Pengertian umum mengatakan, bahwa berpuasa adalah berpantang makanan dan minuman selama waktu tertentu. Ada orang yang pada hari-hari tertentu tidak makan dan minum sama sekali. Ada juga orang yang tidak makan apapun, tetapi hanya minum air putih. Ada juga yang tidak makan daging, tetapi hanya makan sayur saja. Sesungguhnya, puasa bukan soal tidak makan dan minum saja, tetapi yang penting adalah suatu sikap hati yang tertuju kepada Allah saja. Bukan juga suatu aktivitas yang demonstratif dan perlu diketahui oleh banyak orang, tetapi suatu aktifitas yang tersembunyi dan mensukacitakan, bukan sebagai beban berat.

     Berpuasa dan dalam prakteknya adalah suatu sikap hati :

  1. Untuk merendahkan diri di hadirat Allah.
  2. Untuk mengaku dosa dan memohon belas kasihan serta anugerah pengampunan Allah.
  3. Untuk mengolah diri agar hati dan pikiran kita bersih serta hanya tertuju kepada Allah.
  4. Untuk melatih diri agar lebih peka terhadap kehendak Allah, dan peduli terhadap sesama.
  5. Untuk menyangkal/membatasi diri demi melayani Tuhan dan sesama.

     Rasanya tuntutan ini yang paling sulit dilakukan ketika orang melakukan aksi puasa.

     Puasa bagi orang Kristen bukan kewajiban agama yang bersifat legalistik (hukum, aturan-aturan, di mana hari, jam, menit dan detiknya diatur secara ketat dan tidak boleh dilanggar sedikitpun), tetapi merupakan aktifitas spiritual atau rohani yang sempurna. Sebab puasa pertama-tama adalah prakarsa Allah sendiri, bukan karena usaha, prestasi dan jasa-jasa baik kita. Bahwa semua yang kita peroleh adalah atas kemurahan Allah yang dilimpahkan bagi kita. Dengan demikian, baik pada waktu berpuasa atau tidak, orang Kristen tidak boleh bersikap sombong dan angkuh. Sebaliknya, dia harus belajar untuk senantiasa merendahkan dirinya.

     Dalam melakukan aksi puasa kita lebih tekun berdoa :

  1. Mohon agar kita diperdamaikan dengan Tubuh Kristus.
  2. Mohon perdamaian antar golongan/sesama umat beragama.
  3. Mohon perdamaian di hati pemimpin bangsa.
  4. Mohon perdamaian dalam hidup berbangsa dan bernegara.
  5. Mohon agar berbagai bencana yang terjadi dewasa ini dapat segera berakhir.
  6. Mohon terwujudnya perdamaian abadi di muka bumi ini, sehingga bangsa-bangsa hidup dalam peradaban baru, yaitu cinta damai, tanpa kebencian dan permusuhan.

     Motivasi Yesus berpuasa bukan sebatas ritual keagamaan, tetapi bersangkut paut dengan perilaku etis, perbuatan/tindakan kasih yang konkrit untuk melakukan kebaikan pada sesama manusia.

     Puasa sebagai aktifitas ritual harus menyatu dengan ibadah kehidupan yang sejati dan terbuka kepada dunia.

     Orang-orang Yahudi memang berpuasa, tetapi puasa mereka hanya sesuatu yang bersifat ritual guna memenuhi hukum agama (Taurat) supaya orang lain tahu bahwa mereka sedang berpuasa. Melalui Nabi Yoel, Tuhan Allah menegaskan bahwa puasa agar kelihatan lebih saleh atau suci adalah motivasi yang tidak benar. Bagi Tuhan yang lebih utama adalah “hati yang koyak”. Ia lebih menuntut hati yang hancur dan patah (bdk Mazmur 51:19). Jika umat itu berbalik dosa-dosa mereka kepada Allah, maka Ia akan mengasihi mereka. Sikap yang demikian jauh lebih penting dari pada sekedar berpuasa.

     Puasa harus merupakan ungkapan kasih terhadap Allah melalui kasih terhadap sesama. Oleh karena itu, kepekaan terhadap kehendak Allah dinilai dari kepekaan dalam hubungan-hubungan dengan sesama. Makanya, ibadah yang sejati : belas kasihan, perbuatan baik dan mencintai sesama jauh lebih penting dan fungsional daripada sekedar puasa supaya kelihatan saleh dan suci. Apa artinya orang-orang Kristen melakukan puasa (anjuran di minggu-minggu Pra Paskah), tetapi dalam kehidupan kesehariannya penuh dengan dosa dan kejahatan : berjiwa penipu, membenci orang, menindas orang-orang kecil, dan sebagainya. Puasa bukan ukuran kesalehan seseorang, tetapi berakibat pada ungkapan hubungan kehidupan antar manusia.

 
 

 
 



Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535.jpg
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535
Buang Sampah Pada Tempatnya
Pilahlah Sampah
Gotong Royong

Flag Counter


Woro-woro




SIARAN RADIO GPIB

GPIB telah melayani lewat Siaran Radio GPIB yang dinamakan "Arise 'n Shine" pada Pkl. 14.00 - 15.00 WIB Minggu II & IV setiap bulannya di RADIO RPK (Radio Pelita Kasih) Jakarta. JaBoDeTaBek : melalui kanal Radio FM 96.3, di seluruh Indonesia & dunia secara real-time melalui : Live audio-steaming di http://www.radiopelitakasih.com. Aplikasi "Sahabat RPK" di Android / Apple device / BB. Untuk menghubungi saat siaran berlangsung melalui No. Telp (+62)(021)8000444 atau SMS/WA : (+62)08151800444.